"Ada banyak syarat-syarat yang tidak terpenuhi oleh masyarakat, sehingga ada beberapa yang di antara pelaku usaha yang tidak terpenuhi," ungkap Alda Kesutan, Rabu (23/11/2022).
Dari beberapa program bantuan itu, menjadi prioritas adalah pelaku UMKM yang telah melakukan pelatihan dan bantuan dikucurkan lagi ke pihak UMKM guna kesinambungan usaha yang dimiliki.
Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala mengatakan, bantuan UMKM yang disalurkan oleh Disperindagkop pada sekitar 200 orang sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme, meski saat ini beberapa masyarakat belum menerima bantuan, karena kuota yang terbatas.
"Masyarakat yang belum mendapatkan bantuan kita akan akomodir dan akan dilakukan secara bertahap," tuturnya. (B)
Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
