Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Arif Ndaga mengatakan, sebagai ibu rumah tangga harus mampu menyajikan makanan yang mengandung protein hewani maupun protein nabati.

"Maka pentingnya untuk bisa membedakan dua jenis makanan ini," ungkapnya.

Baca Juga: Masjid Agung Muna Barat Didesain Khas Budaya Daerah

Ia mengatakan, dari data ada beberapa anak di Desa Tondasi mengalami stunting akibat faktor kekurangan gizi, maka melalui kegiatan ini diharapkan pemerintah desa turut memberikan informasi makanan mengandung gizi yang perlu disajikan oleh anak.

Arif katakan, saat ini banyak para ibu rumah tangga yang hanya memberikan sajian nasi goreng atau nasi kuning bagi sarapan anak, namun tidak mempertimbangkan kandungan gizi yang ada pada makanan tersebut.