"Selesaikan sampai dengan tuntas, karena kita bisa menghitung, dan bisa memperkirakan implikasi setelah jalan ini dibuka. Pertama, tentunya adalah untuk penerangan, jangan sampai nanti tempat ini malam hari kita bisa hitunglah kira-kira jadi apa, termasuk juga kita meniadakan berbagai potensi ancaman gangguan kamtibmas apakah ketika kita lewat, apakah dengan membuang sesuatu kita tidak pernah berfikir ke arah sana tetapi prevention is better," pesan Pj gubernur.
Sekjen Kemenkumham ini juga meminta TNI dan Polri membantu Pemerintah Kota Kendari menjaga keamanan di lokasi itu, termasuk mencegah potensi kecelakaan lalulintas di jalan baru tersebut.
Baca Juga: BKSDA Sulawesi Tenggara dan PT Antam Konawe Utara Komit Lestarikan Taman Wisata Alam Teluk Lasolo
Dia berharap, pemanfaatan jalan ini bisa menunjang berbagai aktivitas masyarakat, khususnya perekonomian.
Menjawab permintaan Pj Gubernur Sulawesi Tenggara, Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengaku, sudah menyiapkan anggaran untuk pemasangan lampu jalan dan rambu lalu lintas di APBD tahun 2024. Sedangkan dua unit jembatan yang belum tuntas akan diupayakan tuntas sesuai waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak.
