
Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa berharap, tenaga lokal Konawe maupun Sultra yang mengadu nasib di kawasan industri Morosi, harus mendapat prioritas oleh pihak perusahaan.
Prioritas itu bukan hanya dari segi penerimaannya, namun juga dalam pelatihan keterampilan serta magang bagi putra asli daerah.
Mantan Ketua DPRD Konawe itu meminta, manajemen PT VDNI bisa mengutamakan pendidikan dan pelatihan kerja bagi TKL. Keinginan itu tak lain untuk membuka ruang bagi tenaga lokal untuk menduduki jabatan-jabatan strategis di dua perusahaan tersebut.
"Keahlian khusus yang dimiliki tenaga kerja asing (TKA) hendaknya dapat ditularkan kepada para TKL. Sehingga TKL nantinya bisa memiliki keahlian dan handal di bidangnya masing-masing," harap Kery Saiful Konggoasa.
