Ada proses yang perlu dilewati, misal dilakukan pemanggilan pertama, kedua dan ketiga. Setelah itu, ada permintaan klarifikasi terhadap bersangkutan yang dirasa telah melanggar ketentuan partai.
Baca Juga: PKS Tak Khawatir Dituding Tonjolkan Politik Identitas
"Kalau ada kesalahan akan diberi sanksi tentunya. Tapi isu ini tiba-tiba muncul dan tidak ada yang dilanggar," katanya.
Dia menerangkan, hingga saat ini, DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara masih solid mendukung Herry Asiku memimpin DPD I Golkar.
"Seluruh DPD II masih solid. Perihal pengusulan calon DPR RI, tentu ada pertimbangan dari DPD I maupun DPD II Partai Golkar, di mana yang kita usulkan yang betul-betul bisa mendongkrak perolehan suara Golkar," pungkasnya.
