Kematian Haniyeh diumumkan secara resmi oleh Hamas, yang menyalahkan Israel atas serangan tersebut, meskipun Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait tanggung jawab mereka.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga mengonfirmasi kematian Haniyeh, mengungkapkan bahwa kediamannya di Teheran “diserang” dan ia tewas bersama seorang pengawalnya.

Dalam pernyataan mereka, Hamas menyatakan duka mendalam atas kehilangan pemimpin mereka dan menyebut bahwa Haniyeh tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Israel di Iran.

Sebelumnya dineritakan Telisik.id, rumahnya yang berada di Teheran hancur dalam serangan tersebut, menimbun Haniyeh dan pengawalnya di bawah reruntuhan.

Sebagai tokoh penting dalam gerakan Hamas, Ismail Haniyeh lahir pada tahun 1962 di dekat Ashqelon yang sekarang menjadi bagian dari Israel.