KENDARI, TELISIK.ID - Industri film horor di Indonesia masih menjadi primadona yang kerap diproduksi oleh para produser film di Indonesia. Namun karena terlalu banyak, cerita horor makin kesini mulai mengalami penurunan kualitas, salah satunya film Kutukan Sembilan Setan.

Kutukan Sembilan Setan berkisah tentang lima sahabat yang berlibur bersama ke kawasan Gunung Bromo. Setibanya di lokasi villa, ternyata wujud villanya tidak sesuai dengan iklan. Ternyata jauh lebih jadul dan tidak terawat bahkan tampak dari luar cukup menyeramkan.

Sejak hari pertama menginap di vila tersebut, mereka mendapatkan teror dan misteri di luar nalar akal manusia. Mereka seringkali melihat penampakan hantu Belanda. Banyaknya setan yang mengganggu di villa tersebut, membuat kelima sahabat ini bertengkar antar mereka karena selisih pendapat. Ada yang ingin ganti villa dan pulang, dan ada yang mempertahankan menginap karena hanya beberapa hari saja.

Film ini dibintangi oleh aktor-aktor ternama seperti Fandy Christian, Joshua Suherman, Ajil Ditto, Frislly Herlind dan Denira Wiraguna. Namun, meski diisi oleh sejumlah aktor dengan nama yang tidak diragukan dalam dunia film, nyatanya Kutukan Sembilan Setan masih dianggap buruk oleh para kritikus.

Salah satu reviewer film bernama Syaifullah mengaku bahwa film ini tidak menghadirkan suasana baru horor lokal yang tayang di bulan Juni sampai saat ini. Menurutnya, film ini sama saja seperti layaknya meniru konsep horor yang sukses sebelumnya.