Di Desa Metere, La Andi menambahkan, selain kesulitan jaringan internet, masyarakat di sana juga membutuhkan bantuan pertanian dan akses jalan menuju Lolibu yang belum teraspal hingga saat ini.
Kemudian di Desa Madongka, La Andi menemukan berbagai kebutuhan mendesak yang kompleks, termasuk kekurangan gedung pendidikan, masalah adat, dan ketidakpastian harga rumput laut yang menjadi hasil bumi masyarakat setempat.
Baca Juga: Anton - Abbas Ajak Ribuan Pendukung di Desa Puurau Jadi Pemilih Cerdas
“Saya berterima kasih kepada KPUD dan Bawaslu Buton Tengah yang telah menjadwalkan tatap muka dengan masyarakat di setiap desa, sehingga kami bisa mengetahui prioritas dan kebutuhan mereka. Insya Allah, semuanya telah kami catat di buku catatan kecil kami,” tambahnya.
La Andi menegaskan komitmennya untuk terus menyambangi semua desa, mendengarkan apa yang menjadi prioritas utama mereka, dan mengkolaborasikannya dengan visi dan misi program yang ditawarkan.
