Di ajang kompetisi bergengsi tersebut, Aziz berhasil bertarung dengan 100 orang peserta OSN bidang Astronomi lainnya yang mewakili berbagai provinsi di Indonesia.

Aziz secara bangga berbagi cerita keberhasilannya. Ia merasa sangat senang dan bersyukur atas hasil perjuangan yang telah dilakukannya selama ini.

Aziz mengungkap, dirinya bukan hanya sekali mengikuti ajang OSN ini, tahun lalu rupanya Aziz juga sempat mengikuti kompetisi yang sama dan hanya terhenti pada seleksi tingkat provinsi karena kesalahan teknis.

Tidak menyerah, saat di tahun akhir masa SMA-nya, ia kembali memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut dengan bermodal tekad yang kuat. Dalam proses seleksi, ia telah mengalahkan 100.000 lebih peserta pada tingkat kota, 18.000 peserta pada seleksi provinsi dan 100 peserta di tingkat nasional, hingga kini menjadi salah satu pemenang.

Astronomi sendiri adalah ilmu yang baru baginya, pasalnya bidang tersebut belum pernah ia pelajari secara formal di kurikulum sekolahnya, SMAN 4 Kendari. Tantangan ini tentu bukan hal yang mudah ia takluki.