Kenaikan harga memori juga menopang hasil kuartal III. Harga jual rata-rata DRAM naik pada kisaran 20 persenan tinggi secara kuartalan, sementara harga jual rata-rata NAND naik pada kisaran 20 persenan menengah. Data DRAMeXchange yang dikutip media Korea menunjukkan harga DRAM DDR4 8Gb mencapai 26 dolar AS pada akhir kuartal III, dibandingkan 6,3 dolar AS setahun lalu dan 21 dolar AS pada akhir kuartal sebelumnya. Harga NAND 128Gb mencapai 30,61 dolar AS, sekitar delapan kali lipat dibandingkan tahun lalu.

SK Hynix menyatakan struktur permintaan yang melebihi pasokan diproyeksikan bertahan hingga 2030, karena kesulitan proses manufaktur mutakhir dan waktu pembangunan pabrik yang panjang. Permintaan HBM dari pelanggan disebut melebihi pasokan lebih dari dua kali lipat. Perusahaan juga telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan 14 pelanggan besar, termasuk penyedia layanan komputasi awan global, dengan volume lebih dari 50 persen kapasitas produksi 2027 hingga 2028.

Pengembalian 100 Triliun Won ke Pemegang Saham

Seiring rekor laba, SK Hynix mengumumkan total pengembalian kepada pemegang saham sekitar 100 triliun won untuk 2026, atau sekitar 75,4 miliar dolar AS. Total itu terdiri dari dividen tunai sedikitnya 30 triliun won serta pembelian kembali dan pembatalan saham sedikitnya 60 triliun won, termasuk 40 triliun won pembelian kembali saham pada Agustus yang selesai pada 21 Oktober dan akan dibatalkan. Perusahaan berkomitmen mengembalikan sedikitnya 50 persen arus kas bebas kepada pemegang saham.

Dewan direksi menyetujui dividen kuartal III sebesar 20.000 won per saham dengan total tunai 14 triliun won. Dividen itu terdiri dari 10.000 won dividen reguler dan 10.000 won dividen spesial yang berasal dari keuntungan investasi Kioxia, produsen memori flash asal Jepang. Perusahaan menyatakan akan mengembalikan sebagian besar keuntungan Kioxia yang terealisasi tahun ini kepada pemegang saham.

SK Hynix juga mengumumkan pembelian kembali saham kuartal III sebesar 20 triliun won. Namun hanya 10 triliun won di antaranya yang dibatalkan sebagai pengembalian kepada pemegang saham, sementara sekitar 10 triliun won sisanya dialokasikan untuk kompensasi karyawan dan tidak dihitung dalam total pengembalian. Posisi kas perusahaan tetap kuat, dengan kas dan setara kas 114,5 triliun won, pinjaman turun menjadi 15,8 triliun won, dan kas bersih 98,7 triliun won.