"Pihak keluarga tidak terima bahwa pasien hendak dimakamkan dengan protokol COVID-19, tapi setelah kami beri pemahaman, pihak keluarga bersedia mengembalikan jenazah ke rumah sakit ini," jelas Iqbal.
Selain itu, keluarga pasien mengatakan, jenazah memiliki rekam medis penyakit asma sudah 8 tahun sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Almarhum memiliki penyakit asma sudah 8 tahun, terus masuk rumah sakit dan meninggal dunia. Tapi kenapa pihak rumah sakit malah mengatakan almarhum meninggal dunia karena COVID," ucap salah seorang keluarga. (B)
Reporter: Rezki Mas'ud
Editor: Haerani Hambali
