Dijelaskan, pencarian dimulai dari Tim 1 yang menyisir di pinggir tubir dari Desa Waelumu sampai Desa Patuno dengan menggunakan rubber boat dan longboat masyarakat, karena kemungkinan korban masih berada di antara tubir dan karang depan Pulau Patuno.
Baca Juga: Desa Togomangura Buton Dilanda Banjir, Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta
Sedangkan pencaraian untuk Tim 2 menyisir di sebelah luar tubir dan karang Pulau Patuno dengan jarak 0,5 - 1 NM dengan menggunakan longboat milik masyarakat.
“Selain penyisiran, dimaksimalkan pula koordinasi dengan nelayan yang melakukan aktivitas mencari ikan di sekitar perairan Patuno,” tambahnya.
Sebelumnya, musibah nelayan juga dialami oleh salah satu warga Desa Sama Bahari bernama Lita. Namun sejak hilang di perairan Mola pada tanggal 12 Juni 2022, sampai saat ini korban belum juga ditemukan. (B)
