KENDARI, TELISIK.ID -  Menyoal tuntutan masyarakat dan para petani Kabupaten Konawe Selatan, yang lahannya diserobot oleh PT Marbaujaya Indahraya, Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara buka suara.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara, Rusdin Jaya, mengaku turut prihatin dengan apa yang dirasakan masyarakat dan para petani di Kabupaten Konawe Selatan.

"Apa yang dirasakan petani kita di Konawe Selatan ini turut kita rasakan karena berdasarkan data kita, produksi di Konawe Selatan tahun ini 75 ribu lebih untuk gabah kering giling. Kalau seandainya lahannya masih ada, produksinya mungkin tidak lagi 75 ribu, tapi bisa 100 ribu," kata Rusdin Jaya, Selasa (23/1/2024).

Selain itu, akibat tidak optimalnya lagi lahan sawah yang pernah dicetak di Konawe selatan, Ia berharap masalah ini cepat selesai agar produksi padi di Konawe Selatan bisa meningkat lagi tahun-tahun berikutnya.

"Sebagai kepala dinas tentu kita prihatin dengan masalah ini. Mudah-mudahan bisa segera dapat solusi, masyarakat kita khususnya petani sawah padi di sana bisa kembali beraktivitas lagi. Yang paling kita jaga adalah mewujudkan swasembada pangan Sulawesi Tenggara," ungkapnya,