KENDARI, TELISIK.ID - Rasulullah pernah bersabda, bahwa amalan yang tak terputus ketika seseorang meninggalkan dunia, adalah sedekah jariyah, ilmu bermanfaat dan doa anak soleh.

Untuk mendapatkan amalan tersebut banyak cara yang bisa ditempuh, seperti yang yang lakukan oleh sejumlah dai di Kendari yang tergabung dalam Yayasan Mutiara Ummat dan berkolaborasi dengan salah satu perusahaan property PT. Zam Zam Sultra, membangun Sekolah Tahfidz Quran.

Sekolah ini diberi nama Sekolah Tahfidz Plus (STP) Khairu Ummah. Untuk tahap awal akan dibuka tingkat sekolah dasarnya dengan metode boording school.

Ketua Yayasan Mutiara Ummat, Mohammad Ardy Agung mengatakan, pembangunan STP ini merupakan bagian dari nikmat Allah yang diberikan, sebab masih berikan kesempatan untuk menolong agama Allah.

Sehingga, kata dia, pihaknya harus optimis bisa mewujudkan sekolah ini meski di tengah keterbatasan financial, karena selebihnya Allah yang akan mengaturnya.