SURABAYA, TELISIK.ID - Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar operasi keselamatan Semeru 2022. Untuk pelaksanaannya, dikerahkan hampir 4000 personel gabungan yang akan diterjunkan.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, berdasarkan hasil Anev pelaksanaan operasi keselamatan tahun 2020-2021, baik pelanggaran maupun kecelakaan lalin di Jatim mengalami kenaikan.

Untuk kecelakaan alami, kata Nico, kenaikan yakni 70 persen. Sedangkan pelanggaran mencapai 100 persen. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalulintas selama massa pandemi. Mereka menganggap adanya toleransi dari aparat penegak hukum dalam melakukan upaya represif yakni penindakan di massa pandemi COVID-19.

“Sehingga mereka lebih fokus kepada protokol kesehatan (prokes) dibandingkan aturan keselamatan lalu lintas di jalan raya," lanjutnya.

Pelaksanaan operasi tahun 2022 ini dilaksanakan dalam situasi pandemi, bahkan saat ini Indonesia telah mengalami gelombang ke-3 penyebaran COVID-19 dengan angka penambahan kasus aktif di Jatim yang cukup tinggi antara 5-6 ribu per hari.