Sebagai orang tua, kita adalah contoh utama bagi anak tentang apa artinya menjadi seorang Muslim. Jadi jika kita memprioritaskan salat dan tidak pernah menunda atau melewatkannya, anak akan merekam dan tumbuh dengan memahami betapa pentingnya salat.

Setiap waktu salat tiba, katakan pada anak, “Ibu punya janji dengan Allah. Jadi Ibu tidak ingin dan tidak boleh terlambat!"

2. Biasakan Salat Berjemaah

Salah satu cara mendorong sikap positif terhadap salat, adalah menjadikannya praktik kolektif. Maka selain mencontohkan anak salat, cobalah untuk salat berjemaah setidaknya sekali sehari bersama seluruh anggota keluarga. Ajak dan panggil si kecil untuk salat bersama walau ia belum hafal bacaan maupun gerakannya.

Ingatkan Ayah untuk mengajak anak-anak laki-laki salat Jumat sesering mungkin. Salat Jumat berjamaah di masjid sangat penting dan akan memberi anak rasa identitas yang kuat termasuk dorongan untuk jadi lebih rajin salat.