Bantulah anak memahami dan mengingat waktu salat. Misalnya dengan menggantungkan gambar jarum jam yang menunjukkan 5 waktu salat di suatu tempat di rumah yang mudah dilihat anak atau poster yang menunjukkan gerakan-gerakan salat di kamarnya.
Bisa juga dengan membuatkan anak papan salat. Untuk setiap salat yang dilakukan anak tepat waktu, mereka bisa menempelkan stiker orang tersenyum atau mewarnai gambar bintang dengan warna kuning. Katakan pada anak, ini jadi tanda atau pengingat bahwa Allah senang ia sudah melakukan salat.
Jika salatnya terlambat atau bahkan terlewat, stikernya orang bersedih atau warna bintangnya jadi hitam sebagai pengingat bahwa Allah tidak suka kalau kita meninggalkan salat.
6. Siapkan Ruang Khusus
Siapkan ruang atau setidaknya sudut khusus untuk salat di rumah. Anak-anak akan mengerti betapa pentingnya salat yang bahkan sampai memiliki ruang khusus di rumahnya. Ajari juga anak bahwa ruangan ini adalah ruang istimewa yang hanya digunakan untuk salat dan harus dijaga kebersihan serta kerapihannya.
