KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Fasilitas pengolahan kakao skala industri milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara yang terletak di lokasi kakao center, Desa Ponggiha, Kecamatan Lasusua kondisinya sangat memprihatinkan.
Beberapa fasilitas pendukung hingga mesin produksi seharga Rp 6 miliar yang didatangkan langsung dari Kabupaten Jember, Jawa Timur rusak parah. Sarana dan prasarananya pun dipreteli maling.
Tidak hanya itu, lokasi pabrik tempat penyimpanan mesin raksasa yang digadang-gadang mampu memproduksi olahan kakao setengah jadi hingga 10 ton per hari ini dipenuhi semak belukar.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kolaka Utara, Kamal Mustafa mengungkapkan, jika pihaknya tengah berupaya melakukan pembenahan. Sebulan terakhir, mereka berjibaku melakukan bersih-bersih membuang rumput liar yang menggerogoti pusat pengolahan kakao.
"Sejak sebulan terakhir, kami lakukan kerja bakti membersihkan area pabrik karena rumputnya itu sudah panjang-panjang. Alat-alat di sana itu sudah banyak yang rusak parah, bahkan ada hilang dicuri," terang kadis yang baru saja dilantik itu, Jumat (30/5/2025).
