KENDARI, TELISIK.ID - Jembatan Teluk Kendari yang diresmikan pada tahun 2020 lalu, merupakan salah satu ikon Kota Kendari. Jembatan sepanjang 1,34 km yang menghubungkan kawasan Kota Lama  dengan Kawasan Poasia, berhasil memperpendek waktu tempuh yang tadinya 30 sampai 35 menit, kini hanya 5 menit saja.

Namun suasana jembatan Teluk Kendari di malam hari gelap, karena sebagian besar lampu jalan di jembatan itu tak berfungsi. Suasana yang gelap memberikan kesan menakutkan di malam hari, apalagi bila melewati jembatan di jam-jam sepi.

Diketahui, penerangan Jembatan Teluk Kendari menggunakan energi matahari atau solar cell, namun kebanyakan lampunya sudah tidak berfungsi lagi. Tidak berfungsinya lampu penerangan itu belum bisa dipastikan terjadi sejak kapan.

Baca Juga: Bappeda Sulawesi Tenggara: Pembangunan Jalan Bertahap Setiap Tahun

“Ini lampunya sudah lama tidak berfungsi, hanya beberapa yang masih bagus,” ungkap Muhammad Ilyas, seorang pedagang somay yang sering melewati Jembatan Teluk Kendari, Senin (19/6/2023).