Sehingga, apabila lampu marcusuar mati maka kapal laut akan mengalami kesulitan berlayar di malam hari dan beresiko menabrak batu karang atau benda yang berbahaya.

"Contoh tadi malam rombongan pak Gubernur (Gubernur Sultra, Ali Mazi) itu dari Pelabuhan Labuan jam 11 malam dan tiba di Pelabuhan Amolengo jam 12 lewat, waktu tempuh lebih lama dari normalnya karena kapal meraba-raba dalam gelap," ungkap Armin.

Armin mengatakan, jadwal operasional feri Amolengo-Labuan maupun sebaliknya hanya sampai pukul 16.00 Wita.

Baca Juga: Pinjaman Pemkab Muna Rp 401 Miliar Menanti Penandatanganan MoU

Namun, lanjut Armin, apabila sampai pada trip terakhir masih terdapat banyak penumpang yang belum terangkut, maka mau tidak mau KMP Semumu dan KMP Rajawali Nusantara akan berlayar dengan kondisi yang gelap dan berbahaya.