"Sudah lama kami bermohon kepada Pemerintah Kota Kendari, namun hingga saat ini kami tidak pernah mendapat tanggapan, hingga terpaksa kami patungan untuk membuat drainase darurat. Tapi itupun tidak banyak membantu kalau hujannya deras, rumah kami pasti tenggelam," keluh Bustamin.
Dia berharap, dengan pergantian wali kota saat ini, mereka bisa mendapat perhatian, agar tidak kebanjiran lagi saat hujan.
Baca Juga: Gelar Road Race, Rajiun Tumada: Persiapan Porprov 2022
Hal serupa diungkapkan oleh warga lainnya, Alexander. Dia mengaku sudah lama bermohon di Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari agar salah satu pohon yang menghalangi drainase ditebang. Namun hingga saat ini tidak ada kelanjutan, padahal sudah pernah ditinjau.
"Sejak semakin membesarnya ini pohon dan menutupi drainase, beberapa rumah warga di pinggir jalan poros Ir. H.Alala selalu tenggelam karena drainasenya sudah tertutup dengan akar pohon ini," ungkap Alexander sambil memperlihatkan pohon yang berdiri tegak di pinggir jalan.
