Ia menambahkan, jumlah suara yang diperoleh, pengalaman, kapasitas kepemimpinan, serta keterwakilan gender merupakan pertimbangan penting.
Awaluddin menekankan bahwa meskipun suara terbanyak menjadi indikator utama, pengalaman dan kapasitas kepemimpinan juga sangat penting.
Hartini, yang baru bergabung dengan Partai NasDem, memperoleh suara terbanyak, namun lobi dari aktor-aktor politik, termasuk suaminya yang juga tokoh NasDem, dapat mempengaruhi keputusan partai.
"Saat ini, Sudarmanto, sebagai incumbent dengan suara terbanyak di Kota Kendari, juga memiliki peluang besar karena pengalamannya yang lebih dibandingkan Hartini," tambah Awaluddin.
Namun, Awaluddin mengakui kurangnya informasi mendalam tentang Hartini. "Hartini adalah istri Bupati Kolaka Timur, tetapi latar belakang dan kapasitas politiknya masih belum jelas. Meski begitu, tingginya suara elektoralnya menjadikannya kandidat kuat," ujarnya.
