KENDARI, TELISIK.ID – Isu resesi ekonomi di tahun 2023, membuat seluruh lini negara di dunia bersiap untuk dampak paling pahit yang akan dirasakan. Begitu juga dengan Pemerintah Indonesia yang sudah ancang-ancang mengamankan pasokan pangan untuk menghadapi resesi tersebut.

Selain pemerintah, setiap kalangan masyarakat juga dibuat khawatir oleh badai tersebut. Menurut seorang pengamat ekonomi sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Halu Oleo (UHO) Dr. Nasrul SE.,M.Si mengatakan, ada beberapa langkah yang perlu dipersiapkan agar bisa bertahan di tengah gelombang resesi tahun depan.

Pertama, hindari utang. Masa resesi merupakan masa ekonomi terpuruk, di mana laju inflasi yang tinggi akan menurunkan daya beli masyarakat. Hal ini akan memicu Bank Indonesia untuk mengeluarkan kebijakan moneter dengan menaikan suku bunga.

Baca Juga: Begini Gambaran Resesi Ekonomi 2023 Menurut Pengamat

Suku bunga yang tinggi tentu akan membuat masyarakat lebih sulit untuk membayar utangnya. Oleh karena itu, Nasrul mengimbau masyarakat untuk mengurungkan niatnya dalam berutang atau pun jika sudah terlanjur utang, usahakan untuk membayar utang tersebut secepatnya. Hal ini demi ketika terjadi resesi, masyarakat bisa lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka tanpa memikirkan beban utang yang harus dibayar.