"Sudah ini kerjaku, sebenarnya ada juga dikasih uang sama anakku, kan suaminya kerja. Tapi tidak mungkin berharap sama mereka terus," tambahnya.

Pendapatan dalam sehari, mulai pagi hingga jam 6 sore tidak menentu. Ditambah lagi musim penghujan sehingga menambah penderitaan karena sepi pembeli.

"Untungnya tidak tau ini berapa, kalau laku satu hari itu sudah paling banyak itu Rp 200.000. Tapi musim hujan begini biar Rp 50.000 saja kadang tidak dapat, capek duduk saja," tuturnya. (C)

Penulis: Mardianto

Editor: Fitrah Nugraha