MUNA, TELISIK.ID - Lapa-lapa dan cucur menjadi menu kuliner khas yang wajib tersedia dalam menyambut bulan suci Ramadan bagi masyarakat suku Muna Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dua jenis makanan ini wajib disajikan pada saat acara Haroa dan disajikan dalam talang. Tradisi Haroa biasanya dilakukan untuk menyambut hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri dan Idul Adha, maulid, atau syukuran.
Haroa adalah acara berdoa bersama. Doa ini dipimpin oleh seorang imam kampung dan diakhiri dengan kegiatan makan bersama. Haroa dilaksanakan di rumah-rumah warga. Acara ini diikuti oleh semua anggota keluarga, kerabat, dan para tetangga di sekitar rumah.
Berikut cara singkat pembuatan lapa-lapa:
1. Beras 1 liter dicampur dengan beras ketan merah 1/8 liter
