Baca Juga: Pj Bupati Bombana dan Rombongan Antusias Ikuti Musrenbang Tingkat Provinsi

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bombana, Muhammad Siarah. Memasuki minggu ke-2 Ramadan dan menjelang Lebaran, harga komoditas pangan mulai meningkat akibat permintaan tinggi dan di sisi lain pengaruh transisi cuaca dari Elnino ke Lanina saat ini (curah hujan tinggi pada sentra pangan kita).

"Kondisi ini turut mempengaruhi kualitas dan kuantitas panen petani sehingga menimbulkan gejolak harga pangan di pasaran (volatile food) yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu Dinas Pertanian menginisiasi kegiatan Lapak Tani dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha (PT. PAG, Poktan Penggilingan Padi, Poktan Ayam Petelur dan Poktan Horti) dengan menjual harga yang murah dan terjangkau tanpa disubsidi, sehingga di pertengahan dan menjelang Lebaran, kesenjangan kebutuhan dan harga InsyaAllah dapat kita stabilkan lagi," pungkas Siarah. (C-Adv)

Penulis: Melsandy Wauda

Editor: Haerani Hambali