Pembangunan Lapas Baubau yang baru ini diharapkan dapat menjadi percontohan Lapas terintegrasi terbaik di Sulawesi Tenggara. Gedung baru ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari tempat olahraga, sarana ibadah, hingga fasilitas pembinaan bagi narapidana.

Saat ini, Lapas Baubau yang ada sudah dalam kondisi memprihatinkan, mengingat kapasitasnya yang telah melebihi batas wajar. Berdasarkan data hingga Desember 2024, jumlah narapidana di Lapas Kelas IIA Baubau mencapai 498 orang, sementara kapasitas tampung ideal hanya 196 orang.

Pengadministrasi Umum Lapas Kelas IIA Baubau, Syafrin, menjelaskan bahwa kondisi Lapas yang sudah penuh sesak sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan narapidana.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga di Buton Selatan Jadi Korban Begal Payudara

“Kapasitas tampung Lapas itu hanya 196 orang yang tersebar di 32 ruangan,” kata Syafrin.