Menurut laporan Mark Gurman dari Bloomberg, MacBook Pro baru itu tampak mirip model saat ini, tetapi lebih ringan, memakai Dynamic Island menggantikan notch, dan ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max. Layarnya memakai panel OLED yang mendukung sentuhan, sebuah perubahan besar bagi lini MacBook yang selama bertahun-tahun tidak memakai layar sentuh. Model layar sentuh itu tidak memakai chip M6, menurut Gurman, dan chip M6 dirumorkan hanya untuk model entry-level 14 inci dan iMac.
Harga model baru diperkirakan bisa sampai 500 dolar Amerika Serikat lebih mahal dari model saat ini, menurut MacRumors, sementara model mini-LED saat ini dibanderol mulai 2.499 dolar untuk 14 inci dan 2.999 dolar untuk 16 inci di Amerika Serikat. Menurut Macworld yang dikutip Engadget, model layar sentuh itu kemungkinan bukan penerus model lama, melainkan varian yang lebih mahal sehingga jajaran produk Apple meluas. Model mini-LED lama disebut tetap dijual untuk sementara waktu, lalu dihentikan secara bertahap.
Engadget menyebut model layar sentuh itu sebagai redesain terbesar lini MacBook Pro sejak 2021, dengan bezel lebih tipis serta bodi lebih tipis dan ringan. Perubahan itu, bila benar, menandai pergeseran desain paling signifikan dalam lima tahun terakhir bagi lini tersebut. Namun seluruh detail desain itu tetap berstatus laporan hingga Apple mengonfirmasinya di acara Pro and Tell.
