Yamir berani menjamin, bila Asmaltifa tidak akan lagi menjadi kepsek. Hanya saja, Ia mengingatkan para pelajar agar tidak melakukan demonstrasi lagi dengan menuliskan di spanduk tulisan koruptor. Karena, takutnya bisa berdampak proses hukum.

"Memang ada kesalahan yang dilakukan kepsek, tapi hanya administrasi. Belum ada proses hukum. Jangan sampai, kepsek tersinggung dan melaporkan ke polisi," kata Yamir.

Baca Juga: Desa Togomangura Buton Dilanda Banjir, Kerugian Diperkirakan Capai Ratusan Juta

Pernyataan Yamir itu mendapat reaksi dari orang tua pelajar. Mereka menyemprot Yamir dengan bahasa-bahasa pedas. La Ode Ngadi, orang tua pelajar mengatakan, pernyataan Yamir terkesan mau mengintimidasi para pelajar.

"Jangan main ancam. Anak-anak menutut haknya," tegas Ngadi.