Meski ada aturan, mereka yang ingin mudik bisa saja mencari celah dari aturan yang sudah dibuat. Penerapan regulasi yang tegas itu penting agar larangan mudik tahun ini tak seperti yang terjadi di 2020, di mana pemerintah melarang mudik tapi mengizinkan masyarakat untuk pulang kampung.
Baca juga: Milenial Bicara Politik, Kenapa Tidak?
Ya, pernyataan yang tak sinkron antar pejabat acap kali terjadi di negeri ini. Bahkan kebijakan yang dihasilkan pun sering kontradiktif. Lihat saja, di satu sisi pemerintah berdalih jika pelarangan mudik bertujuan untuk menurunkan angka penyebaran virus COVID-19 yang telah setahun bersarang.
Namun di sisi lain, pariwisata justru dibuka lebar dengan alasan untuk membangkitkan ekonomi negara. Ditambah lagi serbuan TKA yang kian tak terbendung. Sungguh aneh bukan? Alhasil, publik menilai kebijakan pelarangan mudik tahun ini terkesan asal jadi tanpa riset yang matang.
Penguasa mestinya memperhitungkan segala kemungkinan yang bisa terjadi menjelang lebaran di tengah pandemi. Seyogianya, pemerintah menjadikan kebijakan pelarangan mudik tahun lalu sebagai catatan penting.
