Kemudian, LBH Medan juga mengkritisi aksi Kapolda Sumatera Utara yang langsung turun menggerebek lokasi perjudian. Di antaranya di Kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Baca Juga: Kapal Tongkang Nyasar Rusak Destinasi Wisata Pasir Putih Pantai Berova

"Sebenarnya di beberapa tempat, penggerebekan tersebut tidak perlulah Kapolda Sumatera Utara turun tangan apabila satuan Polsek atau Polres bekerja dengan baik. Artinya dengan turun tangannya Kapolda menunjukkan jajaran Polsek dan Polres tidak mampu membasmi perjudian," tambahnya.

Menurutnya, ada dua kemungkinan yang terjadi dengan turunnya Kapolda Sumatera Utara menggerebek lokasi perjudian. Pertama, jajaran Polres atau Polsek lemah dalam melawan mafia perjudian.

"Atau kemungkinan kedua Polres dan Polsek menjadi rekan mafia perjudian. Jadi kemungkinan pihak penegak hukum tingkat Polsek dan Polres diduga menjadi tutup mata," ucapnya.