KENDARI, TELISIK.ID - Adanya mutasi besar-besaran guru SD dan SMP di Kabupaten Muna belum lama ini, sontak menuai sorotan banyak pihak.
Salah satu sorotan itu datang dari Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sultra, LM Bariun.
Menurut Bariun, mutasi massal mencapai dua ratusan orang tenaga pengajar di Kabupaten Muna sangat tak lazim. Seharusnya kata dia, dapat dibedakan mana tenaga edukasi dan tenaga birokrasi.
"Saya melihat mutasi besar-besaran sampai 222 orang guru di Muna ini tak lazim," ujar Bariun, saat ditemui di Kendari, Selasa (23/3/2021).
Kata dia, seharusnya mutasi seperti itu tidak terjadi dan bupati sebagai penguasa di Muna, harusnya menjadi pengayom yang bijaksana untuk seluruh masyarakat, khususnya para guru.
