5. A3L415F HX (4X2) MT: Rp178.000.000

Kode tersebut menunjukkan bahwa seluruh varian Fronx menggunakan penggerak 4x2, dengan pilihan transmisi otomatis (AT) dan manual (MT). Angka “15” dalam kode model mengindikasikan kemungkinan kapasitas mesin 1.500 cc, meskipun belum dikonfirmasi secara resmi oleh Suzuki.

Perlu dicatat bahwa harga NJKB belum termasuk pajak dan biaya tambahan lainnya. Harga resmi yang akan ditawarkan oleh dealer diperkirakan akan lebih tinggi dari angka NJKB. Meskipun demikian, estimasi harga ini menunjukkan bahwa Fronx kemungkinan akan lebih terjangkau dibandingkan para kompetitornya.

Dibandingkan dengan Toyota Raize dan Daihatsu Rocky, Suzuki Fronx menunjukkan potensi harga jual yang lebih bersaing. Berdasarkan data dari situs samsat-pkb.jakarta.go.id, Toyota Raize tercatat memiliki nilai jual kendaraan antara Rp 179 juta hingga Rp 216 juta. Sedangkan berdasarkan pricelist resmi, harga OTR Toyota Raize berkisar antara Rp 241,9 juta hingga Rp 316,2 juta.

Sementara Daihatsu Rocky tercatat memiliki nilai jual kendaraan mulai dari Rp 154 juta hingga Rp 178 juta. Harga OTR Daihatsu Rocky tercatat berkisar dari Rp 212,45 juta hingga Rp 289,85 juta. Jika dibandingkan dengan NJKB Suzuki Fronx yang berada di kisaran Rpn166 juta hingga Rp 194 juta, maka harga jual Fronx diprediksi akan sedikit lebih rendah dari Toyota Raize dan relatif setara atau sedikit di bawah Daihatsu Rocky.