KOTA MEKSIKO, TELISIK.ID - Charles Leclerc menutup hari pertama Grand Prix Kota Meksiko sebagai pembalap tercepat setelah kembali memuncaki sesi latihan kedua pada Jumat sore waktu setempat. Pembalap Ferrari itu membukukan waktu 1 menit 17,827 detik, sekaligus melengkapi sapu bersih sesi Jumat usai sebelumnya juga menjadi yang tercepat pada latihan pertama.
Leclerc unggul tipis atas Lando Norris dari McLaren yang tertinggal 0,103 detik, sementara George Russell dari Mercedes menempel di posisi ketiga dengan selisih 0,106 detik. Sesi kedua yang dimulai pukul 16.00 waktu lokal itu berlangsung jauh lebih rapat dibanding latihan pertama, ketika sepuluh pembalap reguler sempat absen untuk memberi tempat kepada pembalap pemula.
Begitu lampu hijau menyala, antrean panjang mobil terbentuk di ujung jalur pit karena hampir separuh grid harus mengejar ketertinggalan jam terbang. Lewis Hamilton sempat memimpin untuk Ferrari dengan ban medium lewat catatan 1 menit 18,741 detik, sebelum Leclerc membalas dengan 1 menit 18,257 detik. Norris sempat merebut posisi teratas di tengah sesi, tetapi Leclerc menemukan putaran bersih dan memperbaiki waktunya menjadi 1 menit 17,966 detik, lalu mempertajamnya menjadi 1 menit 17,827 detik pada upaya berikutnya.
Persaingan Kian Rapat di Papan Atas
Di belakang tiga besar, Kimi Antonelli dari Mercedes menempati posisi keempat dengan selisih 0,217 detik dari Leclerc. Max Verstappen dari Red Bull berada di urutan kelima, tertinggal 0,311 detik, disusul rekan setimnya Isack Hadjar di posisi keenam dengan gap 0,410 detik. Arvid Lindblad dari Racing Bulls, Pierre Gasly dari Alpine, Liam Lawson, dan Oscar Piastri melengkapi sepuluh besar, dengan Piastri tertinggal 0,642 detik dari sang pemuncak.
Rapatnya selisih di papan atas menunjukkan keunggulan Ferrari pada sesi pagi tidak lagi sebesar sebelumnya. McLaren, Mercedes, dan Red Bull sama-sama mendekat begitu para pembalap reguler kembali ke kokpit dan menjalani simulasi kualifikasi dengan ban lunak. Pada fase akhir sesi, tidak ada lagi yang mampu menggeser waktu Leclerc karena tim-tim beralih ke program bahan bakar berat dan simulasi balapan.
