"Hati saya merasa terketuk melihat anak saya yang rajin salat lima waktu di rumah, di kala ia pulang dari rumah neneknya. Karena anak saya sejak kecil dan berumur satu tahun sudah dirawat sama neneknya yang muslim," ungkap Harianto.
Setiap anaknya liburan sekolah, kata Harianto, dia selalu pulang ke rumah orang tuanya. Sejak umur lima tahun, Farel sudah terbiasa salat dan mengaji sendiri.
"Dua tahun lalu seusai Idul Fitri, saya membulatkan hati untuk menjadi mualaf dan memeluk agama Islam. Saya jarang ke gereja dan melihat anak saya yang baru berusia lima tahun sudah rajin ibadah, saya merasa malu juga sebagai orang tuanya," ungkapnya.
Hingga saat ini Harianto masih terus belajar dan mendalami agama Islam di sela kesibukannya sebagai penambang di Kabupaten Kolaka. (A)
Reporter: Thamrin Dalby
