"Kami terus ingatkan agar para Napi yang keluar dari penjara terus di rumah saja, hanya kadangkala juga kalau mereka di cek melalui WhatsApp mereka bilang di rumah ternyata bukan di rumah," tambahnya.
Muslim juga menyampaikan, dalam proses pembinaan pasti ada yang gagal dan tidak ada yang sempurna.
"Dalam proses itukan pasti ada yang gagal, sama seperti orang bersekolah pasti tidak semua yang jadi sarjana," katanya.
Ia juga berharap kepada warga binaan yang mendapat asimilasi harus dipahami bahwa itu bukan bebas, tetap berada dalam pengawasan.
Sebelumnya, di Sultra dari 500 tahanan yang telah mendapat asimilasi ada empat orang yang kembali berulah dengan melakukan aksi kriminal.
