KENDARI, TELISIK.ID - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) membantah jika aksi pembakaran bendera PDIP dan perusakan Kantor KADIN Sultra, adalah massa mereka.
Pasalnya, aksi demonstrasi yang dilakukan merupakan gabungan di lokasi demo dari berbagai organisasi dan dinamai Front Masyarakat Peduli COVID-19.
Ketua LMND Kota Kendari, Anhar menegaskan, jika pihaknya sama sekali tidak terlibat dalam aksi perusakan yang tersebar di berbagai pemberitaan yang ada.
Bahkan, kata dia, aksi LMND bukan berfokus pada pelaksaan Munas VIII Kadin, tetapi terkait kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Kendari.
"Setelah menyampaikan aspirasi menolak kehadiran Jokowi, kami langsung menuju ke lapangan Eks MTQ, setelah itu langsung mengarah ke sekretariat. Sekali lagi saya menegaskan, LMND Kendari tidak terlibat dalam pengrusakan Kantor Kadin," tegasnya, Rabu (30/6/2021).
