Ketua tim PHP2D UHO, Siti Mei Inda Sari mengatakan, timnya berhasil mengalahkan sekitar 500 proposal dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia untuk lolos ke ajang Abdidaya 2021.
"Yang berkompetisi untuk dapat dana hibah PHP2D itu ada ribuan proposal dari perguruan tinggi se-Indonesia, tapi yang lolos dan didanai ada sekitar 500 proposal, dan cuma 113 judul proposal terbaik yang berhasil masuk ajang Abdidaya 2021, salah satunya kami dari UHO," kata Siti Mei pada Telisik melalui WhatsApp.
Ia juga menuturkan, UHO menempati posisi ke-7 saat pembacaan Peringkat Perguruan Tinggi Abdidaya 2021.
"Alhamdulillah, UHO urutan ke-7 mengalahkan Universitas Jambi, Universitas Diponegoro, Universitas Teuku Umar, STIE Perbanas Surabaya, Universitas Agung Podomoro, dan Universitas Merdeka Malang," tuturnya.
Sukses sabet dua medali, timnya mengusung kegiatan Pemberdayaan Perempuan untuk Meningkatkan Keberdayaan Rumah Tangga Nelayan Menghadapi Kerentanan di Musim Angin Timur melalui Inovasi Pemanfaatan Limbah Kopra, di Desa Lambangi, Kecamatan Kolono Timur, Kabupaten Konawe Selatan.
