Sementara letusan Gunung Semeru, seperti halnya letusan gunung-gunung lain, membuat panik masyarakat sekitarnya, tidak demikian dengan satu gunung di Indonesia ini.

Melansir The New York Times, pada Sabtu (11/3/2023), disebutkan bahwa NASA justru menyambut gembira letusan gunung tersebut. Dalam laporannya pada 2018, NASA menyebut mereka sangat berharap dapat memanfaatkan letusan Gunung Agung.

NASA memprediksi jika mereka dapat memantau letusan Gunung Agung, mereka akan dapat memahami lebih banyak tentang bagaimana bahan kimia dilepaskan ke atmosfer.

Baca Juga: Deretan Fakta Gunung Merapi Erupsi, Terjadi 19 Kali Gempa

Observasi dari pelepasan bahan kimia ini kemudian diharapkan oleh NASA dapat membantu melawan perubahan iklim.