"Saya kembali merevisi dan menggeser dana hingga Rp 3,5 miliar untuk intervensi stunting," ungkap Bahri.

Selanjutnya, Kepala BPPKB Muna Barat, La Ode Andi Muna mengatakan, dalam mengolah bahan makanan tidak harus mahal, tetapi harus memilih dan memilah bahan-bahan terjangkau dengan kualitas dan kandungan gizi yang bagus.

Dahsat bertujuan untuk menyamakan persepsi yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Muna Barat.

Baca Juga: Tim Safari Stunting BKKBN Sulawesi Tenggara Lanjutkan Perjuangan di Pulau Muna

"Ini juga sebagai pelatihan dalam mengolah bahan makanan yang bersumber dari bahan lokal, kepada ibu hamil untuk memenuhi asupan gizi secara maksimal kepada bayi," ungkapnya.