"Sebenarnya tidak seharusnya ada peningkatan stunting di Sultra, karena sebelumnya ada program keluarga harapan dimana item penggunaannya untuk balita," ungkap Lukman.

Lebih lanjut, Lukman berpesan bahwa tim terpadu harus banyak berkunjung ke daerah agar data yang diperoleh tidak hanya dalam bentuk angka, tetapi data stunting harus by name by address.

Untuk itu akan ada pendampingan dari Universitas Halu Oleo, khususnya Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran dengan memanfaatkan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk membantu dalam hal pengumpulan data sasaran stunting yang real. (C-Adv)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Musdar