SURABAYA, TELISIK.ID - Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan, Lumbung Pangan Jatim menggandeng BUMDes di sejumlah kabupaten di Jatim.

Alasannya, agar akses sembako murah dan melimpah, BUMDes juga mendapatkan keuntungan dari setiap pembelanjaan sembako Lumbung Pangan yang dipasarkan melalui BUMDes.

Penanggungjawab Lumbung Pangan Jatim Erlangga Satriagung menyebutkan, sistem integrasi BUMDes ini sudah diujicoba di lima kabupaten. Yaitu di Pasuruan, Malang, Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Dan ternyata antusiasme masyarakat belanja lewat BUMDes cukup besar.

"Dari uji coba yang kami lakukan sejak akhir Agustus kemarin, di lima kabupaten dengan 16 BUMDes sudah ada 259 transaksi dengan total transaksi Rp 28,1 juta. Dari sini kita menganalisa bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi dan akan positif dalam mengembangkan BUMDes," papar Erlangga di Surabaya, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: PAW Anggota DPRD yang Meninggal karena COVID-19 Dilantik