KENDARI, TELISIK- ID - Ribuan ikan lele menggelepar di kolam yang airnya tersisa mata kaki orang dewasa. Satu persatu ikan jenis Sangkuriang itu dimasukkan ke dalam ember oleh Jufri, warga di Jalan Balaikota II Kelurahan Pondambea, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, hendak dijual.
Ikan yang sudah terkumpul dalam sebuah keranjang kemudian ditimbang. Ikan yang ia budidayakan sejak empat bulan lalu itu, kini sudah dipesan seorang pengumpul asal Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Suparman Pagi itu, Kamis (1/10/2020) Jufri dibantu anaknya, sedang memanen ternak lelenya dari salah satu kolamnya yang berukuran 3 x 4 meter.
Seperti itulah aktivitas Jufri menggeluti budidaya ikan lele. Jufri mengaku, memulai budidaya ikan lele sejak tahun 2015. Berbekal pengetahuan yang ia dapatkan dari teman dan membaca, Jufri memulai usahanya di kolam di belakang rumahnya.
Usahanya memulai budidaya ikan lele tak langsung berbuah manis seperti saat ini, karena ia harus merasakan kerugian saat awal memulainya, maklum butuh pengalaman dan cara tersendiri untuk budidaya ikan ini.
Jufri memulai usahanya dengan satu unit kolam ukuran 3 x 4 dengan modal sekira Rp 3 juta. Modal itu digunakan untuk membeli bibit, pakan dan obat-obatan.
