Selama menggeluti usahanya, umumnya ada pengumpul yang menjemput hasil budidayanya. Suparman adalah mitra Jufri yang sudah lama bekerjasama. Mereka bekerjasama sejak Jufri memulai usahanya, terkadang mereka saling bertukar pengetahuan tentang budi daya lele yang mereka dapat.
Suparman bercerita dia memulai budidaya lele sekira tahun 2013-2014. Namun di saat memulai usahanya dia juga sempat gagal, karena belum berpengalaman. Dengan tekad yang kuat dan terus belajar dari banyak orang yang ia temui sehingga usahanya juga ikut berkembang.
“Saya juga mulai usaha ini dengan kegagalan, maklum to belum ada pengetahuan. Dari kegagalan itu kita belajar dan Alhamdulilah sudah ada hasilnya biar sedikit-sedikit,” katanya sambil tertawa.
Dia menjelaskan, selain beternak sendiri, dia juga mengumpulkan ikan lele dari para petani bahkan sampai ke Kabupaten Kolaka Timur. Pada umumnya para petani memilih ikan lele jenis Sangkuriang untuk dibudidayakan.
Ikan jenis ini memiliki sejumlah kelebihan dibanding jenis lain, karena jenis Sangkuriang produktivitasnya terbilang tinggi, kualitas daging yang lebih empuk, lebih tahan terhadap penyakit dan teknik budidayanya tidak terlalu sulit asal mau belajar dan menekuninya dengan sabar.
