Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari Rahman Napira menjelaskan, tahun 2019 jumlah produksi ikan air tawar Kota Kendari sebanyak 109 ton, meliputi 4 jenis ikan air tawar yakni, ikan mas, lele, nila dan koi.
“Produksi budidaya ikan air tawar terbanyak itu lele, sebanyak 54 ton, kemudian nila 36 ton, ikan mas 18 ton dan ikan koi 1 ton,” jelasnya.
Dia juga mengaku, potensi pengembangan ikan air tawar di Kota Kendari masih sangat besar, karena masih didukung lahan yang memadai, bahkan saat ini Dinas Kelautan kewalahan menyediakan kebutuhan bibit permintaan pembudidaya.
Dia menambahkan, budi daya ikan air tawar di masa pandemi ini merupakan salah satu usaha yang menjanjikan. (A)
Reporter: Sumarlin
