KENDARI, TELISIK.ID – Muna, sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga kaya akan tradisi dan budaya.

Salah satu tradisi yang sangat kental di kalangan masyarakat Muna adalah Haroa, sebuah ritual untuk menyambut bulan Ramadan yang telah berlangsung turun-temurun. 

Haroa, yang berasal dari kata "haro", dalam bahasa Muna yang berarti 'sapu' atau 'membersihkan', merupakan sebuah sarana spiritual untuk mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci.

Baca Juga: Mengenal Lapa-Lapa Makanan Khas Sulawesi Tenggara dan Cara Membuatnya

Dalam tradisi ini, masyarakat Muna menyajikan berbagai penganan khas, termasuk aneka kue tradisional yang menjadi pelengkap hidangan utama, seperti nasi minyak dengan telur.