"Mereka punya tanggung jawab tridarma perguruan tinggi, dengan fokus pengembangan pendidikan pesantren, penguatan ahlusunnah wal-jamaah, dan pengembangan teknologi Informasi terbarukan di dua pesantren tersebut,” jelas Chusnul, Rabu (16/8/2023).
Per hari ini terhitung Universitas Nurul Jadid sudah tiga kali mengirim mahasiswa ke Wakatobi. Artinya, ada respon positif dari pesantren dan masyarakat Tomia terhadap kehadiran mahasiswa.
“Dan alhamdulillah sampai pengiriman ketiga mahasiwa UNUJA masih diharapkan terus melanjutkan program ini, sebab kebermanfaatannya sangat dirasakan oleh masyarakat dan pesantren tempat mahasiswa melakukan pengabdian,” katanya.
Sementara Ketua PCNU Kabupaten Wakatobi sekaligus pengasuh Pesantren Nurul Furqon, Kiai Sumail dalam sambutanya merasa bahagia dan berterimakasih kepada UNUJA, sebab kampus di bawah pimpinan Kiai Abd Hamid Wahid, memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pengembangan pesantren-pesantren kecil yang berada di pulau kecil.
Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tenggara Ingatkan Pegawai Tidak Main-Main dengan Narkoba
