BOMBANA, TELISIK.ID - Malang nasib Al Faqih, bocah asal Desa Lampeantani, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Sejak berusia 6 bulan Ia hanya berbaring tak bisa menikmati masa kanak-kanaknya, bermain, berlarian dan menghirup udara segar.
Sudah terhitung 5 tahun gizi buruk menggerogoti saraf dan tulang belulangnya. Makin lama, kondisinya pun terus memprihatinkan. Tubuhnya yang amat sangat kaku dan terlihat sangat kurus kini hanya hidup dalam kepasrahan orang tuanya.
Baca Juga : Forum Puspa Bakal Preasure Penanganan Kekerasan Seksual di Butur
Saat ditemui di rumahnya yang berukuran 3×5 meter, Kamis (20/02/20), Nasniati, ibunda Faqih menceritakan tentang keinginannya untuk melihat anak sulungnya itu beranjak dari bantal dan tikar untuk bermain layaknya anak normal lainnya.
Keinginannya membawa Faqih berobat, hanya sekedar angan-angan. Apa daya, mereka tak bisa berbuat apapun karena tidak punya uang untuk membiayai pengobatan anaknya. Bahkan untuk makan sehari hari saja, sangat sulit.
