?"Mohon bersabar, tetapi itu sudah menjadi prioritas kami untuk kami anggarkan di tahun 2026," tutupnya.

?Sebelumnya Camat Siompu, Haruddin, mengungkapkan bahwa jalan poros tersebut merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan dua kecamatan. Tidak ada jalur alternatif lain yang bisa digunakan masyarakat.

Baca Juga: Adios Minta BPKP Sultra Mendampingi Pembangunan Kantor Bupati Buton Selatan

?“Kerusakan jalan ini sudah sejak lima tahun yang lalu. Hal ini akibat tingginya mobilitas dan konstruksi awal jalan yang hanya menggunakan peralatan seadanya. Akibatnya, kualitas jalan tidak tahan lama dan mudah rusak,” ujarnya.

?Ia menjelaskan, kondisi jalan yang rusak telah memicu banyak kecelakaan dan kerusakan kendaraan. Masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalan tersebut, seperti penjual keliling dan tukang ojek, paling merasakan dampaknya.