KENDARI, TELISIK.ID – Fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) diharapkan dapat memisahkan limbah medis dengan sampah domestik atau sampah dari rumah tangga, sebelum dibuang pada tempatnya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Lingkungan dan Adiwiyata DLHK Kendari, Ratna. Menurutnya, limbah medis selama pandemi yang sudah berjalan dua tahun ini terjadi peningkatan.

Memang, kata dia, merawat pasien ini menjadi yang harus diprioritaskan, namun juga mesti diperhatikan limbah medis yang dihasilkan sebab bisa terjadi kontaminasi silang dengan orang yang masih sehat.

Olehnya itu, tambah dia, para petugas Fasyankes agar mengelola limbah medisnya agar tidak dibuang bersama dengan sampah domestik atau sampah organik dan anorganik lainnya.

“Dikhawatirkan akan terjadi kontaminasi dari limbah medis ini kepada orang yang sehat. Apalagi, yang mengangkut sampah domestik ini adalah para petugas kebersihan yang sehat dan produktif, sehingga ketika mereka mendapati sampah yang tercampur dengan limbah medis ini bisa membahayakan mereka,” katanya kepada Telisik.id, belum lama ini.